PUSJIANMAR GELAR DISKUSI HUKUM MEMBAHAS REVISI SAN REMO MANUAL DALAM KONTEKS KONFLIK LAUT

Jakarta, 10 Juli 2025 — Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal mengadakan diskusi hukum yang membahas dan mengkaji secara mendalam revisi San Remo Manual on International Law Applicable to Armed Conflicts at Sea, dengan topik diskusi yaitu “Way Forward Updating San Remo Manual 1994”, sebuah dokumen penting dalam hukum humaniter internasional yang mengatur tata cara pelaksanaan konflik bersenjata di laut.

Diskusi ini menghadirkan Laksamana Muda TNI (Purn) Dr. Kresno Buntoro, S.H., LL.M., sebagai narasumber utama. Beliau merupakan anggota tim internasional yang terlibat langsung dalam proses revisi San Remo Manual. Dalam paparannya, Laksda Krisno menjelaskan pentingnya pembaruan dokumen ini guna menyesuaikan dengan dinamika perkembangan hukum laut internasional dan realitas konflik maritim kontemporer.

Kegiatan ini selain dihadiri oleh Laksda TNI (Purn) Dr. Kresno Buntoro, S.H., LL.M., Kapusjianmar Seskoal, para Direktur Pusjianmar Seskoal, para perwira menengah (Pamen) Srenal, Sopsal, Sintelal, Diskumal dan Dosen Seskoal terkait yang memiliki kompetensi di bidang hukum internasional, khususnya hukum laut dan hukum humaniter internasional.

Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai pandangan dan masukan konstruktif mengenai poin-poin krusial dalam revisi dokumen tersebut, seperti pengaturan zona konflik, perlindungan terhadap kapal sipil, serta hak dan kewajiban negara dalam konflik.

Kepala Pusjianmar dalam sambutannya menyampaikan bahwa forum ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat pemahaman dan peran TNI AL dalam tata hukum laut internasional, serta mendukung diplomasi maritim Indonesia melalui pendekatan akademik dan hukum.

Melalui kegiatan ini, Pusjianmar berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan wawasan strategis dan pemahaman hukum yang mendalam di lingkungan maritim, guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Scroll to Top