Jakarta, 14 Oktober 2025 — Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Pertama TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla melaksanakan Courtesy Call (CC) kepada Pemimpin Redaksi Harian Kompas, bertempat di Ruang Terumbu Karang, Menara Kompas Lantai 5, Palmerah, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, 14 Oktober 2025.
Dalam kunjungan tersebut, Kapusjianmar didampingi oleh Direktur Kajian Maritim Kawasan (Dirjianmarwas) Pusjianmar Kolonel Laut (P) Supriyadi, Direktur Kerja Sama (Dirkersam) Pusjianmar Kolonel Laut (P) Hartanto, Direktur Kajian Maritim Nasional (Dirjianmarnas) Pusjianmar Kolonel Laut (P) A.K. Mulku, serta staf Pusjianmar Serma Oki Haris dan Sertu Cindy.
Rombongan Kapusjianmar diterima dengan hangat oleh jajaran redaksi Kompas, antara lain Wakil Redaktur Pelaksana Bapak Khaerudin, Politics & Law Assistant Editor Bapak A. Ponco Anggoro, dan Wartawan Senior Kompas Bapak Aris Prasetyo.
Dalam kesempatan tersebut, Laksamana Pertama TNI Salim menyampaikan pentingnya membangun komunikasi dan sinergi antara lembaga penelitian maritim dan media massa nasional dalam membentuk kesadaran publik terhadap isu-isu kelautan Indonesia.
“Sebagai bangsa maritim, kita perlu memastikan bahwa narasi tentang laut Indonesia tidak hanya hidup di kalangan akademik atau militer, tetapi juga sampai kepada masyarakat luas melalui media yang kredibel seperti Kompas,” ujar Laksamana Pertama TNI Salim.
Beliau juga menekankan bahwa kerja sama dengan media merupakan bagian dari diplomasi maritim dalam negeri untuk memperkuat ekosistem pengetahuan dan kesadaran maritim nasional.
“Media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif bangsa terhadap potensi dan tantangan maritim. Melalui sinergi ini, kita berharap dapat bersama-sama memperkuat literasi dan budaya maritim Indonesia,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Redaktur Pelaksana Kompas, Bapak Khaerudin, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pusjianmar Seskoal dan menyambut baik peluang kerja sama di bidang informasi dan edukasi maritim.
“Kompas selalu terbuka untuk memperkuat pemberitaan yang mencerahkan publik, termasuk dalam isu strategis kemaritiman. Kami melihat Pusjianmar Seskoal memiliki peran penting sebagai sumber kajian dan analisis yang kredibel di bidang ini,” ungkap Bapak Khaerudin.
Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan kerjasama penulisan maupun saling bertukar informasi yang berkaitan dengan keangkatan lautan dan pertahanan maritim, dari harian Kompas juga menyatakan siap apabila diminta untuk mengajar tentang penulisan artikel-artikel opini dan akan melaksanakan CC balasan ke Seskoal.
Kegiatan Courtesy Call ini diharapkan menjadi awal dari peningkatan kolaborasi antara Pusjianmar Seskoal dan Harian Kompas dalam mendukung pembangunan maritim nasional.







