Jakarta — Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksamana Pertama TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla menghadiri undangan dari Direktur Jenderal Strategi Pertahanan (Dirjen Strahan) Kementerian Pertahanan sebagai salah satu narasumber dalam Forum Konsultasi Ahli Strategi Pertahanan Defensif Aktif. Kegiatan ini diselenggarakan pada hari Rabu, 10 Desember 2025 bertempat di Aula Tritura, Lantai 8 Gedung A Yani, Jl. Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Forum Konsultasi ini merupakan agenda strategis Kemhan untuk memperoleh masukan komprehensif dari para pemangku kepentingan dan pakar strategi pertahanan dari matra darat, laut, dan udara. Kehadiran Kapusjianmar Seskoal sebagai narasumber mencerminkan pentingnya perspektif maritim dalam penyusunan strategi pertahanan defensif aktif, khususnya dalam konteks dinamika keamanan di kawasan Indo-Pasifik.
Kegiatan tersebut menghadirkan empat narasumber utama, yaitu:
- Mayor Jenderal TNI Agustinus Purboyo, Seskoad
- Marsekal Muda TNI Jorry S. Koloay, Seskoau
- Marsekal Muda TNI Budhi Achmadi, Pusjianstralitbang TNI
- Laksamana Pertama TNI Salim, Seskoal
Dalam paparannya, Kapusjianmar Seskoal menekankan pentingnya pendekatan maritim yang adaptif terhadap ancaman non-tradisional, perkembangan teknologi, serta urgensi memperkuat interoperabilitas dan kesiapsiagaan komponen pertahanan dalam kerangka strategi defensif aktif. Beliau juga menyampaikan perlunya integrasi analisis strategis maritim, pemanfaatan AI, serta penguatan kapasitas pengawasan dan respon maritim di kawasan perairan strategis Indonesia.
Forum Konsultasi Ahli ini diharapkan dapat memberikan landasan pemikiran yang solid bagi Kemhan dalam merumuskan kebijakan strategi pertahanan yang responsif, adaptif, dan relevan dengan tantangan multidimensi masa kini dan mendatang. Kegiatan berlangsung dengan diskusi yang aktif, konstruktif, dan menghasilkan berbagai rekomendasi penting bagi penguatan strategi pertahanan nasional.





