
Surabaya, 12 Mei 2026 — Kapusjianmar Seskoal, Laksamana Pertama TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla menghadiri undangan dari Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (School of Collaborative Leadership), Surabaya, sebagai salah satu narasumber pada kegiatan seminar sehari bertajuk “Kepemimpinan Nusantara” yang diselenggarakan pada Selasa (12/5/2026), bertempat di Gedung Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Jl. Airlangga 4–6, Surabaya, Jawa Timur.
Kegiatan seminar ini bertujuan untuk menggali unsur-unsur penting pembentuk konsep Nusantara, Gotong Royong, dan Bahari; mengeksplorasi dimensi Kepemimpinan Nusantara dari perspektif para pemimpin organisasi publik maupun swasta; serta membangun jejaring pemangku kepentingan dalam menyebarluaskan konsep Collaborative Leadership atau kepemimpinan kolaboratif.

Seminar tersebut menghadirkan sejumlah tokoh nasional dari berbagai latar belakang akademisi, pemerintahan, dan militer, di antaranya Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio sebagai Keynote Speaker, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, KH. Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., Dr. Sarman Simanjorang, M.Si., Laksma TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla., serta Dr. Eri Cahyadi, S.T., M.T.

Pada kesempatan tersebut, Kapusjianmar Seskoal menyampaikan paparan berjudul “Kepemimpinan Bahari: Relevansinya di Indonesia”. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa karakter Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia menuntut hadirnya paradigma kepemimpinan yang berpijak pada nilai-nilai kemaritiman, kolaborasi, ketahanan nasional, serta kemampuan membaca dinamika geopolitik dan geoekonomi global.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kepemimpinan bahari tidak hanya relevan dalam konteks pertahanan dan keamanan laut, namun juga menjadi fondasi penting dalam membangun konektivitas nasional, penguatan ekonomi maritim, serta pengembangan identitas bangsa sebagai negara maritim. Kepemimpinan Bahari adalah refleksi jati diri bangsa Indonesia, dengan gotong royong sebagai fondasi dan kolaborasi sebagai kekuatan, kita tidak hanya menjaga laut kita, kita menjaga masa depan Indonesia.

Partisipasi Kapusjianmar Seskoal dalam forum akademik tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata Seskoal dalam memperkuat sinergi antara institusi pendidikan, dunia akademik, dan pemangku kepentingan nasional dalam pengembangan wawasan strategis kepemimpinan Indonesia yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi maritim.
pusjianmar.id




