
Jakarta, 17 September 2026 — Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal Laksma TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla., memberikan pelajaran kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Seskoal Angkatan ke-66 TA. 2026 dalam mata kuliah Perang Laut dengan materi “Sejarah Perang Laut: Perkembangan Strategi, Taktik dan Pertempuran Maritim dari Era Kuno Hingga Era Modern”, bertempat di Kelas A Gedung R.E. Martadinata, Seskoal, Kamis (17/9/2026).
Dalam pengajaran tersebut, Kapusjianmar memaparkan berbagai perspektif strategis mengenai perkembangan perang laut sebagai bagian penting dalam memahami dinamika peperangan maritim kontemporer. Materi pembelajaran mencakup tujuh pokok bahasan utama.


Pertama, Perspektif Perang Laut: Teori dan Strategi, yang membahas perspektif perang dari para ahli serta teori-teori klasik dan modern mengenai perang laut. Kedua, Perkembangan Platform/Sewaco Kapal, meliputi evolusi kapal perang dari era kapal layar hingga platform modern serta pengaruh perkembangan teknologi terhadap strategi perang laut.
Ketiga, Perkembangan Taktik Perang Laut, yang mengulas perubahan dan perkembangan taktik dari masa ke masa serta kemampuan adaptasi terhadap kemajuan teknologi dan kondisi peperangan. Keempat, Perang/Pertempuran Laut di Dunia, melalui kajian terhadap berbagai pertempuran laut penting dunia serta analisis strategi, taktik dan dampaknya terhadap perkembangan sejarah.
Kelima, Pertempuran Laut di Indonesia, yang membahas sejarah perjuangan di laut serta berbagai operasi dan pertempuran maritim yang turut membentuk perjalanan dan perkembangan TNI Angkatan Laut. Keenam, Penilaian Aspek pada Pertempuran Laut, mencakup identifikasi aspek positif dan negatif dari suatu pertempuran serta pengambilan manfaat yang bersifat edukatif, inspiratif dan instruktif bagi kepentingan TNI AL.


Sementara itu, pokok bahasan ketujuh adalah Perang Kognitif dalam Perang/Pertempuran Laut, yang mengkaji upaya memengaruhi persepsi, pengambilan keputusan dan moral pihak lawan melalui pemanfaatan informasi, narasi maupun disinformasi, sekaligus pentingnya membangun ketahanan kognitif personel dan organisasi dalam menghadapi dinamika peperangan modern.
Melalui pembelajaran ini, Pasis diharapkan memahami perspektif perang laut dari para ahli strategi militer dan maritim, teori-teori strategi kelautan serta pengaruhnya terhadap kebijakan maritim suatu negara. Selain itu, Pasis diarahkan untuk mampu menganalisis perkembangan platform dan sistem persenjataan kapal laut beserta pengaruhnya terhadap strategi perang, mengkaji perkembangan taktik perang laut dan relevansinya dengan peperangan kontemporer, serta menganalisis berbagai pertempuran laut dunia untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan maupun kegagalan operasi.


Pembelajaran tersebut diikuti oleh Dosen Utama Bidang Operasi, Dosen SBS Operasi, Kadepops Seskoal, serta seluruh Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-66 TA. 2026.
Pembelajaran sejarah perang laut tidak semata-mata diarahkan untuk memahami masa lalu, tetapi menjadi landasan dalam membangun kemampuan berpikir strategis Pasis dalam menghadapi tantangan peperangan maritim masa kini dan masa depan.
pusjianmar.id




