Jakarta, 6 Agustus 2025 — Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Seskoal, Laksamana Pertama TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr.Opsla, memberikan pembekalan kepada para Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Angkatan ke-64 bertempat di kelas A, Gedung R.E. Martadinata, Seskoal, Cipulir.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan peran, fungsi, dan kontribusi strategis Pusjianmar Seskoal dalam mendukung kebijakan pertahanan maritim nasional. Dalam paparannya, Kapusjianmar menjelaskan bahwa Pusjianmar Seskoal berperan sebagai think tank TNI Angkatan Laut dalam menghasilkan kajian-kajian maritim yang komprehensif dan berbasis data, untuk mendukung dan membantu memberikan bahan pertimbangan berdasarkan kajian yang dibuat dalam pengambilan keputusan strategis pimpinan TNI Angkatan Laut dan lembaga terkait.
“Pusjianmar Seskoal bukan hanya tempat kajian, tetapi juga pusat inovasi pemikiran maritim nasional. Kami menjembatani antara ilmu pengetahuan, kebijakan, dan operasi lapangan, dalam satu ekosistem riset yang mendukung kekuatan maritim Indonesia,” ujar Laksamana Pertama Salim.
Acara ini juga dihadiri oleh Wakapusjianmar, para Direktur Pusjianmar serta para Dosen Seskoal terkait dalam mendukung terwujudnya sinergi antara dunia pendidikan militer dan pusat kajian strategis maritim. Para perwira siswa tampak antusias dalam mendengarkan paparan Kapusjianmar yang juga membahas tentang isu-isu strategis seperti ketahanan maritim, keamanan maritim, pengembangan kapasitas maritim nasional, serta dinamika geopolitik Indo-Pasifik.
Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para Pasis Dikreg Seskoal Angkatan-64 memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai pentingnya perspektif kajian strategis dalam perumusan kebijakan dan pelaksanaan operasi laut serta keamanan maritim di masa depan.
“








