Delegasi Indonesia dalam Program Women in Maritime Security (WIMS2026) di Australia

Jakarta — Perwakilan Indonesia bergabung dengan para perempuan tangguh yang berkecimpung di bidang keamanan maritim dari berbagai negara, sebagai peserta pada kegiatan Women in Maritime Security (WIMS 2026) di Australia yang berlangsung di tiga lokasi yaitu Wollongong, Sydney, dan Canberra, Australia pada 10–22 Mei 2026. Program ini dilaksanakan oleh Australian National Centre for Ocean Resources and Security (ANCORS) dan DFAT Australia.

Kegiatan kelas berlangsung di ANCORS Wollongong dengan materi yang dibahas antara lain tentang UNCLOS, Submarine cables, Leaderships, dan Law of Naval Warfare serta case studies, dimana Delegasi Indonesia terdiri dari para srikandi dari  TNI AL, Kemenlu, Bakamla, dan KKP. Peserta negara lain berasal dari Australia, Brunei Darussalam, Japan, Malaysia, Philippines, dan Vietnam.

Kegiatan yang sudah berlangsung ke empat kali nya ini bertujuan untuk information sharing and women empowerment dalam memperkuat peran perempuan untuk berperan aktif dalam bidang keamanan maritim di tengah meningkatnya gangguan terhadap jalur laut dan rantai pasok global. Menegaskan tentang pentingnya menjaga domain maritim yang diatur oleh norma dan aturan yang berlaku, serta menekankan bahwa sengketa maritim harus dikelola secara damai sesuai hukum internasional, khususnya United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS).

Partisipasi Delegasi Indonesia dalam program ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Indonesia untuk memperkuat kerja sama dan mendorong peran aktif perempuan dibidang keamanan maritim tidak hanya dalam negeri tetapi juga dengan mitra regional.

pusjianmar.id

Scroll to Top