Kapusjianmar Seskoal Hadiri Rapat Persiapan Pembahasan RUU Pengesahan Persetujuan Batas ZEE RI-Vietnam di Kemlu (Kementrian Luar Negri) Republik Indonesia

Jakarta, Senin 26 April 2025 – Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Kapusjianmar) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Laksma TNI Salim, S.E., M.Phil., M.Tr Opsla, menghadiri Rapat Persiapan Pembahasan terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pengesahan Persetujuan Batas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) antara Republik Indonesia dan Vietnam. Rapat tersebut diselenggarakan di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Jakarta, pada hari Senin, 28 April 2025.

Kehadiran Laksma TNI Salim dalam rapat ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi Pusjianmar dalam mendukung kebijakan strategis nasional di bidang pertahanan dan keamanan maritim, khususnya dalam pengelolaan batas maritim Indonesia dengan negara tetangga.

Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan materi serta langkah-langkah strategis dalam pembahasan RUU yang akan dibahas lebih lanjut bersama DPR RI. Pengesahan persetujuan batas ZEE ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kepastian hukum di wilayah perbatasan maritim kedua negara.

Dalam kesempatan tersebut, Laksma TNI Salim juga memberikan pandangan dari perspektif pertahanan maritim, menekankan pentingnya menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah perairan nasional di tengah dinamika geopolitik kawasan.

Rapat dipimpin oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI, Arif Havas Oegroseno, dan turut hadir dalam rapat sejumlah pejabat dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Pertahanan, TNI, Bakamla RI, serta instansi terkait lainnya yang memiliki peran penting dalam proses pengesahan persetujuan batas maritim ini.

Pengesahan persetujuan batas ZEE RI-Vietnam diharapkan dapat menjadi model penyelesaian batas maritim dengan negara lain secara damai dan berdasarkan hukum internasional, khususnya UNCLOS 1982.

Scroll to Top